Sengketa Tambang Mangan di Reok

PTUN Batalkan Keputusan Bupati Manggarai
Sengketa Tambang Mangan di Reok

KUPANG, POS-KUPANG.COM — Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Kupang membatalkan keputusan Bupati Manggarai No. HK/72/2009 tanggal 12 Maret 2009, yang melarang PT Sumber Jaya Asia menambang mangan di Reok dengan alasan areal pertambangan masuk dalam kawasan hutan lindung.

Pembatalan keputusan Bupati Manggarai itu dinyatakan melalui putusan hakim PTUN Kupang yang menyidangkan sengketa perizinan dan kuasa pertambangan mangan di Reok antara PT Alam Jaya Asia (penggugat) dengan Bupati Manggarai selaku tergugat.

Untuk diketahui kegiatan eksploitasi tambang mangan KW 96 PP 0208 di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, berdasarkan SK Bupati Manggarai No: HK/287/2007 tanggal 5 Oktober 2007. SK Bupati merupakan kelanjutan pemberian izin pemindahan kuasa pertambangan eksploitasi KW 96 PP 0208 dan KW 97 PP 0274 dari PT Istindo Mitra Perdana.

Putusan hakim PTUN Kupang itu dibacakan dalam sidang hari Selasa (28/7/2009). Sidang dipimpin Moh. Husein Rosarius, S.H, M.H didampingi dua hakim anggota, Herisman, S.H dan J Claus Pardede, S.H.

Putusan hakim PTUN Kupang itu disampaikan kepada Pos Kupang oleh kuasa hukum PT Sumber Jaya Asia, Torozatulo Mendrofa, S.H di kantor Redaksi Pos Kupang, Selasa (28/7/2009) sore. Mendrofa juga menyerahkan fotokopi berkas salinan putusan hakim tersebut, yakni putusan No. 6/G/2009/PTUN-KPG tanggal 28 Juli 2009.

Dalam putusannya itu, majelis hakim PTUN Kupang membatalkan keputusan Bupati Manggarai tersebut dan memerintahkan kepada yang bersangkutan untuk mencabut keputusannya tersebut. Hakim juga menghukum Bupati Manggarai membayar biaya perkara sebesar Rp 12.927.000. (biaya perkara)

Menurut Mendrofa, sidang putusan itu dihadiri pula oleh Frengki M Radja, S.H, kuasa hukum Bupati Manggarai. Dan terhadap putusan hakim tersebut, Radja menyatakan masih pikir-pikir.

Mendrofa mengatakan, dalam proses sidang sudah terungkap melalui saksi-saksi bahwa keputusan Bupati Manggarai yang menyatakan bahwa areal pertambangan masuk kawasan hutan lindung, tidak didukung oleh bukti-bukti yang sah. Apalagi, sebelum kuasa pertambangan diberikan kepada PT Alam Jaya Asia, Pemkab Manggarai sudah pernah memberikan kuasa pertambangan kepada dua investor di lokasi yang sama.

Mendrofa berharap, Bupati Manggarai, Drs. Christian Rotok menerima putusan hakim PTUN Kupang itu dan kembali menjalin hubungan baik dengan PT Sumber Jaya Asia selaku investor untuk bersama-sama membangun daerah Manggarai. (*)
(Pos Kupang)

One response to “Sengketa Tambang Mangan di Reok

  1. Iya memang sebaiknya ambil jalan tengah/damai saja hehehe… toh pembangunan itu juga untuk kemajuan daerah di NTT kan? Kita juga bangga…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s