Uji Materi Aturan Cukai Dikabulkan

Selasa, 14 April 2009 | 15:50 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Mahkamah Konstitusi mengabulkan sebagian permohonan uji materil Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat atas Undang-Undang Cukai. Lewat putusan ini provinsi penghasil tembakau akan memperoleh dana bagi hasil cukai tembakau sebesar dua persen mulai 2010.

Ketua Mahkamah Konstitusi, Moh. Mahfud MD, mengatakan Mahkamah berpendapat permohonan pemohon, yang menilai pasal 66A ayat (1) Undang-Undang Cukai bertentangan dengan prinsip demokrasi ekonomi pada Undang-Undang Dasar 1945, bisa diterima. Mahkamah menilai aturan yang menyatakan dana cukai hasil tembakau sebesar dua persen tidak mencakup provinsi penghasil tembakau itu inkonstitusional.

“Pasal itu tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat sepanjang semua provinsi penghasil tembakau tidak masuk sebagai yang berhak memperoleh alokasi cukai hasil tembakau,” kata Mahfud membacakan putusan di Gedung Mahkamah Konstitusi, Selasa (14/4).

Uji materil terhadap Undang-Undang Cukai ini diajukan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat yang merasa dirugikan Pasal 66A ayat (1) undang-undang tersebut. Pasal itu menyatakan penerimaan negara dari cukai hasil tembakau dibagikan kepada provinsi penghasil cukai hasil tembakau sebesar dua persen yang digunakan untuk mendanai peningkatan kualitas bahan baku, pembinaan industri, lingkungan sosial, sosialisasi aturan cukai, dan pemberantasan barang kena cukai ilegal.

AGOENG WIJAYA

berita terkait

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s